Minggu, 04 Oktober 2015

Kumpulan artikel-artikel Human Development 
 Developing Human from Heart


Surabaya, rabu 21 Oktober 2015

“Mengapa COACHING SKILL sebuah keharusan????????”.
Dalam 1 dekade terakhir ini, HRD sudah menambah fungsinya dari cuma sekedar mengurusi SDM menjadi mengembangkan SDM. Ada 2 fungsi baru yang yang pada posisi penting. Pertama terletak di FOKUS untuk mengoptimalkan segenap SDM yang ada dari Top to Bottom, dari CEO ke Front Liners. Yang kedua terletak pada proses melibatkan top tiers, director, dan managers untuk menjadi KATALIS pengembangan ke anak buahnya masing – masing, yang apabila dilakukan secara sistemik bukan saja Organisasi secara keseluruhan akan maju, tapi juga kemampuan leadership dan peningkatan performa di setiap individu di top level management juga akan meningkat. Lalu Skill apakah yang harus dipelajari dan diaplikasikan oleh para C-Level people?
Skill itu adalah “Coaching Skill”.
********
Maximalkan para leader perusahaan sebagai katalis pengembangan SDM dari Top sampai Bottom management melalui in house training “Coaching for Leader”. Kami akan membekali SDM perusahaan anda dengan Coaching Skill. Independent ”HRD”consultant berkomitment mengembangkan SDM secara nasional. Karena itu jasa in house training “Coaching For Leader” dari “independent HRD consultant” diberikan dengan tarif yang relative terjangkau untuk perusahaan yaitu Rp. 18.000.000 untuk in house training selama 6 jam. Tidak hanya itu, klien yang deal bulan Oktober ini, akan diberikan bonus workshop “cara mencapai keinginan/target/cita-cita dengan strategi Materialisasi Energy otak/pikiran”
Cp. Mohammad Agung Kurniawan 0858-52300-304 (HP,SMS,Whatsapp)
Salam
Mohammad Agung Kurniawan,SE
Direktur iHRDc

+±+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Surabaya, senin 19Oktober 2015

"Coaching beda dg konseling, mentoring, training, teaching".

Dilihat dari sejarahnya, coaching tentu saja akan terlihat berbeda dengan konseling, psykotherapi, mentoring, teaching(mengajar), penasehat, dan juga training. Coahing telah menjadi kendaraan yang semakin terkenal untuk mendukung pengembangan individu. Coaching sebagai “pengembangan ketrampilan/keahlian dan pengembangan individu”, sehingga kinerja mereka mengalami peningkatan, penuh prestasi mencapai tujuan organisasi. Targetnya adalah perbaikan dan peningkatan kinerja, selain itu juga akan berpengaruh positif dalam kehidupan pribadi masing-masing. Dan ini bisanya berlangsung dalam jangka waktu yang cepat dan yang berfokus pada keahlian yang spesifik dan juga pada tujuan yang ingin dicapai.
Coaching juga bisa dilihat sebagai strategi dan perbaikan kinerja dengan cara membuka atau memberdayakan potensi-potensi yang dimiliki seseorang. Meskipun level manager seringkali didorong/diminta untuk berperan sebagai coach, tapi mereka seringkali juga meminta atau menyewa coach dari luar organisasi yang bersangkutan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan penyegaran suasana, dan juga untuk memastikan hubungan antara coachee dan coach tidak akan terhalangi oleh internal politic dalam organisasi itu sendiri.
Sudahkah para leader di perusahaan anda memiliki kemampuan sebagai coach???
***************
Maximalkan para leader perusahaan sebagai sebagai coach untuk seluruh SDM perusahaan anda. Melalui in house training “Coaching for Leader” kami akan membekali SDM perusahaan anda dengan Coaching Skill. Independent ”HRD”consultant berkomitment mengembangkan SDM secara nasional. Karena itu jasa in house training “Coaching For Leader” dari “independent HRD consultant” diberikan dengan tarif yang relative terjangkau untuk perusahaan yaitu Rp. 18.000.000 untuk in house training selama 6 jam. Tidak hanya itu, klien yang deal bulan Oktober ini, akan diberikan bonus workshop “cara mencapai keinginan/target/cita-cita dengan strategi Materialisasi Energy otak/pikiran”
Cp. Mohammad Agung Kurniawan 0858-52300-304 (HP,SMS,Whatsapp)
Salam
Mohammad Agung Kurniawan,SE 
Direktur iHRDc

±±+++++++++++++±+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Surabaya, Senin 5 Oktober 2015

"Membuat Karyawan Senang/Gembira Melakukan Pekerjaannya".

Seringkali kita dapati karyawan kita produktifitasnya kurang maximal, atau setengah-setengah dalam melakukan pekerjaanya sehari-hari. Ini semua terjadi karena beberapa hal. Diantaranya, karena para leader/pimpinan kurang memahamkan tentang pentingnya melaksanakan pekerjaan itu untuk dirinya sendiri dan untuk perusahaan. Kenapa saya sebut yang pertama adalah untuk diri sendiri?... Karena hakikatnya, bekerja itu memang untuk diri sendiri, sementara perusahaan hanya kena imbas baiknya saja.

Nah.... banyak para pemimpin yang bertindak sebaliknya. Karyawan ditunjukan pada tuntutan perusahaan. Memang ada benarnya karyawan harus tahu tuntutan perusahaan. Tapi dengan cara yang memanusiakan manusia. Supaya pengertian yang diterima karyawan tidak kontra produktif.
Caranya : Tunjukan Visi dan misi perusahaan yang menjaadi tujuan utama semua karyawan dalam bekerja. Kemudian, para leader harus melakukan "coaching" pada anggotanya supaya potensi yang ada di dalam diri karyawan bisa keluar dan membawanya menuju Visi dan misi perusahaan.
Ingat..... Manusia itu Misterius sekaligus Dahsyat


"Di dalam setiap diri manusia, terkumpul semua potensi untuk mencapai visi dan misi apapun"


Agung Kurniawan, SE
Direktur i"HRD"c Surabaya

0 komentar:

Posting Komentar